Pada awal tahun 2003 berkumpulah gerombolan pemuda yang berbeda karakter dan berasal dari daerah yang berbeda pula. Disitu mereka berkumpul bukan untuk merencanakan sesuatu kejahatan apalagi yang berbau TERORISME. Bukan!. Anaikan saja mereka berkumpul untuk suatu misi kejahatan, maka sangat mungkin terjadi dan 98% sukses. kenapa? yah, karena yang berkumpul disitu bukan hanya tiga atau lima orang saja, melainkan lebih dari 50 orang berkumpul dalam 1 ruangan yang tak terlalu besar (untuk ukuran kuantitas), dan untuk tinggal bersama dengan niat yang sama pula dalam kurun waktu 3 tahun. HEBAT!
mereka masing-masing besasal dari daerah yang berbeda dengan kultur yang berbeda pastinya. namun karena para pemuda ini punya maksud dan tujuan yang sama maka mereka bulatkan tekad dan niat untuk bahu-membahu dalam mencapai tujuan mulia. Awalnya mereka saling memperkenalkan diri satu sam lain sehingga dalam waktu yang tak terlalu lama mereka dapat saaling menyelami kepribadian masing2 dan sudah seperti saudara yang tinggal bersama untuk tiga tahun ke depan.
Namun jiwa pemuda pastilah tak lepas dari Gejolak jiwa mereka. ada beberapa diantara mereka seperti membuat kelompok2 tertentu dan menjathkan yang lain bahkan menindasnya. entah apa masalah utamanya. sejak saat itu ada beberapa kelompok yang terbangun dari 50 pemuda dalam satu ruangan. ada kelompok penindas, kelompok ditindas, kelompok penengah dan kelompok netral yang tak mau tahu permasalahan yang menyebabkan keributan terjadi, mereka hanya fokus kepada tujuan awal.
seiring berjalannya waktu masalah mulai sangat terlihat, dan yang menjadi hal terburuk adalah satu demi satu pemuda ini tidak kuat dan memutuskan untuk mundur. Sungguh sangat disayangkan. dan parahnya lagi belum ada jalan keluar tentang GAP yang terjadi di ruangan itu. Seniorpun tak bisa berbuat banyak kecuali merelakan kepulangan beberapa pemuda setelah berusaha membujuk agar tetap Stay, namun NIHIL. mereka tetap pergi.
Setahun berjalan kini ruangan itu terasa agak longgar. bukan karena ada renovasi dari pihak empunya gedung, melainkan jumlah personil yang semula ada lebih dari 50 pemuda kini hanya nampak 43 saja. yang lain sudah pulang kampung atau pindah tempat yang memungknkan bagi mereka untuk dapat mengejar impian mereka ditempat lain. semoga!
Di tahun kedua ini (2004-pen) para pemuda mulai sadar akan tujuan mereka, walaupun masih ada yang berkelomok2 namun mereka kini mulai menantap masa depan sedikit lebih bijak. penyusutan personil ini terdiri dari semua kelompok, baik yang suka menindas, penengah, netral atau yang lain. kini mereka sadar akan pentingnya hidup sosial karena mereka adalah makhluk sosial dan akan selalu hidup berdampingan dengan orang lain.
to be continue . . . ( president jz )
METAMORFOSA
01.23 |
Langganan:
Posting Komentar (Atom)







0 komentar:
Posting Komentar